ALOHA

Blog ini merupakan coretan dari berbagai permasalahan baik tentang iman, pandangan hidup, kumpulan bahan perkuliahan, masalah kesehatan dan masalah-masalah lain dalam kehidupan manusia. Blog ini hanyalah sebuah media untuk sharing tentang berbagai hal.


“Sometimes the questions are complicated and the answers are simple.”(Dr. Seuss)

Senin, 23 Agustus 2010

MAU KEMANA????

“…siapa saja yang berjalan dalam kegelapan, ia tidak tahu ke mana ia pergi.” Yohanes 12:35b

Hari ini, di mana-mana ada orang yang berlalu lalang, ke sana kemari, sibuk sekali. Di jalan raya orang berlalu lalang, di atas rel orang berlalu lalang, di atas laut orang berlalu lalang, di atas udara orang juga berlalu lalang; di belahan bumi sebelah timur, barat, utara dan selatanpun tak terkecuali.. Manusia sedemikian sibuk ke sana ke mari, SEBENARNYA MAU KEMANAKAH MEREKA??
Ada orang berkata: Aku mau sekolah. Yang lain berkata: Aku mau ke pabrik. Yang lain lagi berkata: Aku mau ke kantor, dan banyak tujuan lain lagi seperti mau ke pasar swalayan, mau ke Mall, mau ke bioskop, mau belanja, mau ke pantai, mau ke Bali berlibur, mau ke Dubai, mau ke Milan, mau ke London, mau ke Tokyo mau ke Amerika Serikat mau Italia, Mau ke Perancis mau ke Swiss, mau ke, Jepang…Korea….Jerman….Inggris….Afrika Selatan….Ungkapan secara demikian, ditinjau menurut saat itu, boleh dikatakan benar, tetapi semua ungkapan itu hanya menurut apa yang ada didepan mata.
Tidak salah, hari ini kita berkata bahwa kita mau ke sana, mau ke sini; lalu, bagaimana kelak? Musim demi musim lewat, kita mau pergi kemana. Kini kita masih hidup di dunia ini, dan kita bisa masih bisa berkata: Mau ke sana, mau ke sini. Namun, begitu mata kita terpejam, kita meninggalkan dunia ini, taukah kita, KEMANA KITA AKAN PERGI????
Dunia ini adalah “dunia yang gelap” (Efesus 6:12), dimanapun berada di bawah cengkeraman “kuasa kegelapan” (Kolose 1:13). Karena berada dalam gelap maka manusia tidak tahu akan ke mana, sebab “siapa saja yang berjalan dalam kegelapan, dia tidak tahu ke mana ia pergi’ (Yoh. 12:35). Manusia bisa saja mengetahui hari ini, di dunia ini ia akan ke mana, tetapi tidak tahu kelak begitu meninggalkan dunia ini akan ke mana. Hari ini mau kemana adalah perkara yang bersifat sementara; kelak mau ke mana, ini adalah perkara yang bersifat kekal. Hari ini mau kemana, perlu pemikiran dan pertimbangan, kelak mau kemana perlu pemikiran dan pertibangan yang lebih lagi.
Firman Tuhan mengatakan bahwa manusia di bumi ini “adalah orang asing dan pendatang…sebagai bayang-bayang hari-harinya di bumi dan tidak dan harapan’ (1 Taw. 29:15). Satu hari nanti pasti kita akan meninggalkan dunia ini, dan pergi ke tempat yang lain. Ada orang yang akan pergi ke “hukuman kekal’, ada oarng yang akan pergi ke “kehidupan kekal” (Mat. 25:46).
Siapa saja yang tidak percaya kepada Kristus, menolak Kristus, tidak menerima penebusan Kristus, “akan menjalani hukuman kebinasaan selama-lamanya” (2 Tes. 1:9), “ke dalam api yang kekal yang telah disediakan untuk Iblis dan malaikat-malaikatnya.” (Mat. 25:41). Siapa saja yang percaya kepada Kristus, menerima penebusan-Nya, beroleh hidup yang kekal “Yoh. 3:15), masuk ke dalam mulia (IBr. 2:10), menerima warisan yang tidak dapat binasa, yang tidak dapat cemar dan tidak layu, yan g tersimpan di surga (I Pet. 1:4). Warisan yang tersimpan di surga ini adalah “Yerusalem Baru” (Ibr. 12:22), yang pada masa langit baru dan bumi baru akan turun dari surga, dan disebut “Kota yang kudus, Yerusalem yang baru.” (Wahyu 21:2).
Mumpung masih ada hari ini, setiap orang perlu percaya kepada Kristus, menerima penebusanNya agar kelak tidak menyesal karena terlambat.

Tidak ada komentar: