ALOHA

Blog ini merupakan coretan dari berbagai permasalahan baik tentang iman, pandangan hidup, kumpulan bahan perkuliahan, masalah kesehatan dan masalah-masalah lain dalam kehidupan manusia. Blog ini hanyalah sebuah media untuk sharing tentang berbagai hal.


“Sometimes the questions are complicated and the answers are simple.”(Dr. Seuss)

Senin, 07 Maret 2011

CATATAN TENTANG KORESH DALAM KITAB YESAYA

Koresh adalah seorang yang sangat luar biasa. Kitab Yesaya ditulis pada abad kedelapan sebelum Kristus. Menurut tahun yang dibahas kitab ini, seperti yang tercatat, paling terakhir, pada tahun 696 SM. Yesaya bernubuat pada masa Hizkia, yang adalah sebelum penindasan Babel. Orang Babel datang dan membawa umat Allah ke Babel, dan setelah ini Babel dikalahkan oleh Kerajaan Persia. Koresh adalah raja Persia (Dan. 10:1). Koresh tidak muncul di dalam dunia sampai kurang lebih seratus lima puluh tujuh tahun setelah Yesaya bernubuat, namun kitab Yesaya menyebutkan namanya (44:28; 45:1). Yosefus, seorang ahli sejarah, menulis bahwa ketika Koresh membaca kitab Yesaya, ia terinspirasi oleh kenyataan baha ia menyebutkan namanya. Koresh adalah seorang raja kafi, namun ia dipergunakan oleh Tuhan.

  Kitab Yesaya menyebutkan raja Babel dan raja Persia. Raja Babel, Nebukadnezar, adalah lambang Satan, dan raja Persia, Koresh, adalah lambang Kristus, Yang Diurapi. Jika Anda bersikap baik kepada umat Allah, Anda adalah Koresh. Jika Anda berbuat yang jahat kepada umat Allah, Anda adalah Nebukadnezar. Bahkan hari ini, Anda bisa pergi ke Iran dan melihat kubur Koreh. Entah bagaimana di dalam kedaulatan Allah, kuburnya telah dijaga, tetapi Babel telah musnah. Tidak ada orang yang bisa menemukan di mana Nebukadnezar dikubur.

Ketika Koresh dibangkitkan oleh Yehova, ia membuat satu dekrit agar umat Allah dilepaskan untuk kembali ke Yerusalem untuk membangun bait Allah (Ez. 1:4). Dekrit ini secara nyata ditemukan pada tahun 1879 di dalam reruntuhan Babel di Irak dewasa ini. Sekarang ini ada di British Museum dan dikenal sebagai Cyrus Cylinder. Allah di dalam kedaulatan-Nya memelihara dekrit ini. Hal yang paling luar biasa adalah bahwa Koresh adalah seorang raja kafir, tidak mengenal Yehova, namun ia dibangkitkan oleh Yehova. Yesaya berkata bahwa Tuhan mengasihi Koresh, bahwa Tuhan mengurapi dia, dan bahwa ia adalah hamba Tuhan.

Allah itu besar. Dia bisa menggunakan siapapun dan setiap orang. Saudara Lee dipenjara oleh Jepang selama Perang Dunia ke-2, dan Tuhan dengan kedaulatannya menggunakan seorang saudari untuk membantu mendapatkan kebebasannya. Allah dengan takdir bekerja melalui semua manusia. Beberapa dari kita berada dalam profesi atau kedudukan tertentu yang berpengaruh. Namun, jika kita hanya memperhatikan kedudukan kita, maka kita hanyalah seorang raja Babel, dan pekerjaan kita hanyalah membangun Kerajaan Babel. Namun, kita bisa menjadi orang yang memperhatikan tiga hal—untuk melepaskan umat Allah dengan apapun sarana yang kita miliki, bagi pembangunan rumah Allah secara tidak langsung dan menunjangnya, dan bagi pembangunan kerajaan Allah. Jika ini pekerjaan kita, tidak hanya Tuhan akan memberkati kita, tetapi kita juga akan tercatat di dalam catatan ilahi sebagai hamba Yehova.

Koresh sama sekali bukanlah seorang yang rohani, tetapi walaupun demikian, ia bisa menjadi seorang hamba Yehova. Allah itu besar; Dia bisa menggunakan siapapun. Yesaya 45, satu pasal yang berbicara mengenai Koreh, berkata, “Sungguh, Engkau Allah yang menyembunyikan diri, Allah Israel, Juruselamat” (ay. 15). Kita memiliki Allah yang menyembunyikan diri namun bekerja di dalam segala sesuatu. Ini luar biasa! Hanya Allah yang bisa menulis kitab seperti ini, dan hanya Allah yang bisa melakukan seperti ini. Allah berada di belakang seluruh sejarah manusia.

Dikutip dari: Kristalisasi Yesaya (2) - Berita Ketiga

Tidak ada komentar: