ALOHA

Blog ini berisi tentang warna-warni kehidupan yang mencakup semua aspek hidup manusia seperti iman, realitas hidup, sains, masalah-masalah sosial dan sastra.

Sabtu, 26 Februari 2011

RISET PEMASARAN


Riset Pasar oleh Philip Kotler (Kotler & Keller, 2006) didefinisikan sebagai perancangan, pengumpulan, analisis dan pelaporan yang sistematis dari data atau temuan yang relevan dengan situasi pemasaran tertentu yang dihadapi perusahaan. Sedangkan American Marketing Association (AMA) (McDaniel, 2001) menjelaskan riset pemasaran sebagai fungsi yang penghubung konsumen, pelanggan dan masyarakat umum dengan pemasar melalui informasi ini digunakan untuk mengidentifikasi dan menentukan peluang dan masalah pemasaran; merumuskan, menyempurnakan dan mengevaluasi tindakan-tindakan pemasaran, memantau kinerja pemasaran, dan menyempurnakan pemahaman mengenai pemasaran sebagai sebuah proses serta pemahaman atas cara-cara yang dapat membuat aktivitas pemasaran menjadi lebih efektif. Maka riset pasar dapat dikatakan sebagai pengumpulan dan analisis secara sistematis dari data yang berhubungan dengan situasi pasar yang selanjutnya dgunakan untuk mengidentifikasi, menentukan peluang dan masalah untuk merumuskan, menyempurnakan dan mengevaluasi tindakan-tindakan pemasaran sahingga aktivitas pemasaran menjadi lebih efektif dan efisien.
Riset pasar perlu dilakukan dalam kegiatan pemasaran dengan alasan:
a.       Bisnis makin berkembang pesat dan kompleks sehingga perlu adanya riset untuk dapat mecari peluang bisnis.
b.      Kekuatan pasar penjual bergeser ke arah pasar pembeli.
c.       Pelaku bisnis perlu selalu memantau, memahami dan memberikan segala sesuatu yang diharapkan konsumen.
Riset pemasaran dapat membantu perusahaan tentang apa yang dipilih, apa yang harus dilakukan, mengapa harus dilakukan, bagaimana cara melakukan dan kapan dan siapa yang melakukan.
Riset pemasaran sebagai tindakan yang berdasarkan prinsip-prinsip ilmiah dan dilakukan secara sistematis, yang dilakukan dalam kegiatan pemasaran bertujuan  untuk:
Untuk mendapatkan informasi yang akurat sehingg dapat menjelaskan kenyataan sebagai mana adanya dan bebas dari pengaruh pribadi
Riset pemasaran sebagai tindakan yang sistematis seperti yang dijelaskan di atas merupakan suatu tindakan yang dilakukan secara teratur dan konsisten didasarkan atas kegiatan-kegiatan yang ilmiah serta dapat dibuktikan kebenarannya.sebagai kegiatan yang sistematis maka kegiatan riset pemasaran dimulai dari perumusan masalah, penentuan desain riset, perancangan metode pengumpulan data, perancangan sampel dan pengumpulan data, analisis dan interpretasi data serta penyusunan laporan riset.
Masing-masing langkah dalam riset pemasaran dapat dijabarkan seperti di bawah ini:
a.        Perumusan Masalah
Salah satu peranan penting dari riset pemasaran adalah membantu merumuskan masalah yang harus diatasi. Riset hanya dapat dirancang secara sistematis untuk memberikan informasi berharga jika masalah yang dihadapi telah dirumuskan secara jelas dan akurat. Proses perumusan masalah meliputi pula spesifikasi tujuan riset yang dilakukan.
b.       Penentuan Desain Riset
Pada tahapan ini dibuat kerangka untuk melaksanakan penelitian. Di dalamnya memuat secar a rinci prosedur untuk pengumpulan data, cara pengujian hipotesis, kemungkinan jawab terhadap research
c.        Perancangan Metode Pengumpulan Data
Setelah ditentukan model yang dipakai untuk pengumpulan data, dilakukan kegiatan pengumpulan data  baik primer maupun sekunder. Pengumpulan data primer dapat dilakukan dengan cara interviewing, dengan wawancara langsung, telepon maupun surat. Sedangkan untuk mendapatkan data sekunder dapat digunakan fasilitas internet, perpustakaan, publikasi lembaga-lembaga statistik, majalah dan sebagainya.
d.      Perancangan Sampel dan Pengumpulan Data
Perancangan sampel harus dilakukan dengan menspesifikasi kerangka sampling, proses pemilihan sampel dan jumlah sampel. Kerangka sampling merupakan daftar unsur populasi yang harus diambil sampelnya. Proses pemilihan sampel didasarkan pada berbagai metode sampling, baik probability sampling maupun non probability sampling.
e.      Analisis dan Interpretasi Data
Temuan riset pemasaran tidak akan ada nilainya jika tidak dianalisis dan diinterpretasikan. Analisis data terdiri atas beberapa langkah, yakni: editing, koding, tabulasi, analisis (misalnya uji statistik) dan interpretasi data.
f.        Penyusunan Laporan Riset
Laporan riset merupakan rangkuman hasil, kesimpulan dan rekomendasi penelitian yang diserahkan kepada pihak manajemen untuk pengambilan keputusan. Biasanya laporan riset akan menjadi standar penilaian yang digunakan para eksekutif dalam mengevaluasi proses manfaat riset pemasaran. oleh sebab itu laporan riset harus jelas, informatif dan akurat.