ALOHA

Blog ini merupakan coretan dari berbagai permasalahan baik tentang iman, pandangan hidup, kumpulan bahan perkuliahan, masalah kesehatan dan masalah-masalah lain dalam kehidupan manusia. Blog ini hanyalah sebuah media untuk sharing tentang berbagai hal.


“Sometimes the questions are complicated and the answers are simple.”(Dr. Seuss)

Senin, 03 Mei 2010

KESIBUKAN: BERKAT ATAU KUTUKAN

OLEH : AGUSTO D’SANTHO

Kesibukan adalah teman abadi dalam kehidupan manusia. Karena kesibukan selalu
mewarnai kehidupan manusia, hal ini ditandai dengan perkatan klasik dari setiap orang yang mengatakan soari aku gak ada waktu. Ketika seseorang mengatakan sori aku ga ada waktu menunjukkan bahwa semua manusia di bawa dalam keadaan sibuk. Mengapa sih semua orang disibukkan dengan banyka hal, ataau kaalupun sebenarnya tidak sibuk orang merasa dirinya sibuk.




Alasan sibuk ini seringkali dilontarkan karena bebarapa hal, yang pertama kemungkinan adalah orang itu tidak mau diganggu oleh orang lain atau tidak mau terlibat dengan urusan orang lain, sehingga dengan sekenanya orang itu bilang sori saya nggak ada waktu alias gue sedang sibuk.

Kemungkinan lain adalah sibuk dilontarkan sebagai alasan untuk menaikkan kelas, artinya ketika seseorang merasa dirinya sibuk, wah berrati dia adalah orang yang dipercaya atau dipakai oleh banyak orang. Sehingga alasan ini dipakai untuk menaikkan kelasnya.

Atau memang orang itu benar-benar sibuk dengan banyak urusan. Kesibukan benar-benra tidak memberikan ruang baginya untuk bersantai-santai. Ia harus berkutat dengan urusan-urusan yang tidak ada habisnya.

Kenapa sih manusia mau bersibuk-sibuk ria. Yang memilliki waktu senggang merasa dirinya sibuk. Seakan-akan manusia mencari kesibukannya masing-masing. Dalam bahasa Inggris kata sibuk digunakan kata “busy” yang kalo di akronimkan akan berarti “being under satan yoke” atau dalam bahasa Indonesianya adalah di bawah belanggu Satan.

Coba kita renungkan untuk apa sih sebenranya manusia berada dalam kondisi sibuk. Yang memiliki waktu senggang mencarai-cari kesibukan. Setalah kesibukan menjadi teman akrab, manusia mencari ketenangan atau ingi bersantai-santai. Kesibukan manusia diawali dengan keberadaan manusia yang jatuh dalam dosa. Sebelum jatuh dalam dosa manusia hanya memiliki kegiatan menikmati segala cipataan. Kehidupan manusia memiliki perhentian dan kenyamanan. Manusia memiliki persekutuan yang intim dengan Tuhan. Manusia memiliki perhentian yang sejati. Ketika manusia membutuhkan makana mereka tinggal memetik buah yang ada di dalam taman eden, ketika mereka mau beristirahat mereka tak perlu pulangkerumah, karena mereka bisa tidur di bawah pohon tanpa takut adanya gangguan binatang buas. Tetapi begitu manusia jatuh dalam dosa manusia dihadapkan pada kesibukan yang luar biasa. Kesibukan adalah hasil dari perbuatan dosa manusia.

Memang sudah menjadi takdir manusia untuk bersibuk-sibuk ria. Kesibukan membawa manusia tidak ada perhentian, tidak ada ketenangan dan sukacita. Kesibukan membuat manusia menjadi aus dan menderita. Cobalah ketika kita diterpa oeleh kesibukan, kita renungkan sejenak apakah kita hidup hanya didalam baying-bayang kesibukan yang tak ada abisnya. Tanyakan di dalam relung hati kita benarkah kesibukan ini menjadi kebutuhan kita. Kita kesibukan melanda kita perlus ejenak datang kepada Tuhan kita menjadi perhentian kita, menjadi oase yang menyegarkan batin kita. Jangan biarkan kesibukan membuat kita aus meski hidup tak akan pernah lepas dari kesibukan….

Tidak ada komentar: