ALOHA

Blog ini merupakan coretan dari berbagai permasalahan baik tentang iman, pandangan hidup, kumpulan bahan perkuliahan, masalah kesehatan dan masalah-masalah lain dalam kehidupan manusia. Blog ini hanyalah sebuah media untuk sharing tentang berbagai hal.


“Sometimes the questions are complicated and the answers are simple.”(Dr. Seuss)

Quotation

Kamis, 29 April 2010

KASIH VS CINTA


Boy adalah seorang cowok yang menjadi buta karena sebuah kecelakaan..
Sejak ia menjadi buta.. ia merasa terasing dari lingkungannya..
Ia merasa tidak ada seorang pun yang memperhatikan atau menyayanginya..
Hingga kemudian hadirlah Girl dalam hidupnya.. Girl sangat sayang dan perhatian pada
Boy..

Ia tidak pernah mempermasalahkan kebutaan Boy sebagai suatu kekurangan yang berarti..
Ia sungguh-sungguh mencintai Boy dengan tulus...Suatu hari berkatalah Boy kepada Girl..
B : Girl...mengapa kamu begitu menyayangiku..?
G: hmmm..entahlah..aku tidak pernah tau alasan mengapa aku begitu
menyayangimu..yg aku tahu..aku benar-benar tulus menyayangimu

Boy.. (tersenyum)
B : tapi..aku kan buta..apa yg bisa aku perbuat untukmu..? apa yg bisa aku berikan buatmu..?
G : Boy..aku tidak mengharap apapun darimu..buatku..kamu bisa ceria setiap
hari dan menyayangiku dengan tulus itu sudah cukup..aku senang ketika kau merasa senang..
B : (terharu) belum pernah ada orang yang begitu menyayangi aku yg buta seperti ini..
G : (menggenggam tangan Boy sambil tersenyum)
B : Girl..kalo sampai suatu saat nanti aku bisa melihat lagi..aku pasti akan
menikahimu.. karena hanya kamu satu-satunya orang yang dengan tulus menyayangiku...
G : benarkah..?
B : iya..aku janji..kalau suatu saat nanti aku bisa melihat, PASTI aku akan menikahimu..
G : (terharu) terima kasih Boy..aku sangat menyayangimu...
B : (tersenyum) ya..aku tahu itu..aku juga sangat menyayangimu Girl..

singkat cerita.. Boy melakukan operasi cangkok mata dan berhasil..ia mampu melihat lagi.. Ia pun tidak sabar untuk segera menemui Girl..Pergilah ia mencari Girl..
sampai ia berhasil menemukannya...Namun...alangkah terkejutnya ia mengetahui
Bahwa ternyata Girl adalah seorang gadis buta..Ia tidak bisa menerimanya..Ia pun
menolak Girl ..Ia lupa akan semua janjinya...
G : Boy..bukankah kamu sudah berjanji Akan menikah denganku..?
B : ummm....(bimbang) ya memang aku pernah berkata begitu..tapi tidak dengan keadaanmu yg seperti ini..
G : Bagaimana mungkin kamu mengingkari janjimu sendiri..? bukankah kau bilang
hanya aku satu-satunya orang yang menyayangimu..?
B : eeeerr...maaf Girl..tapi aku tidak Bisa menikah dengan gadis buta..maaf..
Boy pun pergi meninggalkan Girl.. Girl yang kecewa dan merasa dikhianati..memilih untuk bunuh diri..




Saat ia ditemukan meninggal..ada Sepucuk surat disakunya..
"Dear Boy...
Memang tidak banyak yg bisa aku berikan padamu..tidak banyak yg bisa aku
lakukan untukmu... Namun..aku sungguh-sungguh tulus menyayangimu... Semoga kedua mataku itu bisa berguna bagimu..bisa membawakan terang dan keceriaan dalam hidupmu kembali.."
-------------------------------------
~Kadang kala kita tidak boleh melihat sesuatu hanya dengan mata..melainkan juga dengan hati kita.. Mata itu bisa menipu..namun hati tidak..kata hati selalu erupakan kejujuran terdalam dalam hidup manusia..~

LIVING STORY ABOUT FAMILY

Usia ayah telah mencapai 70 tahun, namun tubuhnya masih kuat. Dia mampu
mengendarai sepeda ke pasar yang jauhnya lebih kurang 2 kilometer untuk
belanja keperluan sehari-hari. Sejak meninggalnya ibu pada 6 tahun
lalu, ayah sendirian di kampung. Oleh karena itu kami kakak-beradik 5
orang bergiliran menjenguknya.

Kami semua sudah berkeluarga dan tinggal jauh dari kampung halaman di
Teluk Intan. Sebagai anak sulung, saya memiliki tanggung jawab yang
lebih besar. Setiap kali saya menjenguknya, setiap kali itulah istri saya
mengajaknya tinggal bersama kami di Kuala Lumpur .
"Nggak usah. lain kali saja.!"jawab ayah. Jawaban itu yang selalu
diberikan kepada kami saat mengajaknya pindah. Kadang-kadang ayah
mengalah dan mau menginap bersama kami, namun 2 hari kemudian dia minta diantar
balik. Ada-ada saja alasannya.

Suatu hari Januari lalu, ayah mau ikut saya ke Kuala Lumpur . Kebetulan
sekolah masih libur, maka anak-anak saya sering bermain dan
bersenda-gurau dengan kakek mereka. Memasuki hari ketiga, ia mulai minta
pulang. Seperti biasa, ada-ada saja alasan yang diberikannya. "Saya sibuk, ayah.
tak boleh ambil cuti. Tunggulah sebentar lagi. akhir minggu ini saya akan
antar ayah," balas saya. Anak-anak saya ikut membujuk kakek mereka. "Biarlah
ayah pulang sendiri jika kamu sibuk. Tolong belikan tiket bus saja yah."
katanya yang membuat saya bertambah kesal. Memang ayah pernah
berkali-kali pulang naik bus sendirian.

"Nggak usah saja yah." bujuk saya saat makan malam. Ayah diam dan lalu
masuk ke kamar bersama cucu-cucunya. Esok paginya saat saya hendak
berangkat ke kantor, ayah sekali lagi minta saya untuk membelikannya
tiket bus. "Ayah ini benar-benar nggak mau mengerti yah. saya sedang
sibuk, sibuuukkkk!!!" balas saya terus keluar menghidupkan mobil.
Saya tinggalkan ayah terdiam di muka pintu. Sedih hati saya melihat
mukanya. Di dalam mobil, istri saya lalu berkata, "Mengapa bersikap
kasar kepada ayah? Bicaralah baik-baik! Kasihan khan dia.!" Saya terus
membisu.

Sebelum istri saya turun setibanya di kantor, dia berpesan agar saya
penuhi permintaan ayah. "Jangan lupa, bang.. belikan tiket buat ayah,"
katanya singkat. Di kantor saya termenung cukup lama. Lalu saya meminta ijin
untuk keluar kantor membeli tiket bus buat ayah.
Pk. 11.00 pagi saya tiba di rumah dan minta ayah untuk bersiap. "Bus
berangkat pk. 14.00," kata saya singkat. Saya memang saat itu bersikap
agak kasar karena didorong rasa marah akibat sikap keras kepala ayah.
Ayah tanpa banyak bicara lalu segera berbenah. Dia masukkan baju-bajunya
kedalam tas dan kami berangkat. Selama dalam perjalanan, kami tak berbicara
sepatah kata pun.



Saat itu ayah tahu bahwa saya sedang marah. Ia pun enggan menyapa saya.!
Setibanya di stasiun, saya lalu mengantarnya ke bus. Setelah itu saya
Pamit dan terus turun dari bus. Ayah tidak mau melihat saya, matanya
memandang keluar jendela. Setelah bus berangkat, saya lalu kembali ke
mobil.

Saat melewati halaman stasiun, saya melihat tumpukan kue pisang di atas meja dagangan dekat stasiun. Langkah saya lalu terhenti dan teringat ayah
yang sangat menyukai kue itu. Setiap kali ia pulang ke kampung, ia selalu
minta dibelikan kue itu. Tapi hari itu ayah tidak minta apa pun.
Saya lalu segera pulang. Tiba di rumah, perasaan menjadi tak menentu.
Ingat pekerjaan di kantor, ingat ayah yang sedang dalam perjalanan,
ingat Istri yang berada di kantornya.

Malam itu sekali lagi saya mempertahankan ego saya saat istri meminta saya menelpon ayah di kampung seperti yang biasa saya lakukan setiap kali ayah pulang dengan bus. Malam berikutnya, istri bertanya lagi apakah ayah sudah saya hubungi. "Nggak mungkin belum tiba," jawab saya sambil meninggikan suara.

Dini hari itu, saya menerima telepon dari rumah sakit Teluk Intan.
"Ayah sudah tiada." kata sepupu saya disana. "Beliau meninggal 5 menit
yang lalu setelah mengalami sesak nafas saat Maghrib tadi." Ia lalu meminta
saya agar segera pulang. Saya lalu jatuh terduduk di lantai dengan gagang telepon masih di tangan. Istri lalu segera datang dan bertanya, " Ada apa, bang?"
Saya hanya menggeleng-geleng dan setelah agak lama baru bisa berkata,
"Ayah sudah tiada!!"

Setibanya di kampung, saya tak henti-hentinya menangis. Barulah saat
Itu saya sadar betapa berharganya seorang ayah dalam hidup ini. Kue
pisang, kata-kata saya kepada ayah, sikapnya sewaktu di rumah, kata-kata istri
mengenai ayah silih berganti menyerbu pikiran.
Hanya Allah yang tahu betapa luluhnya hati saya jika teringat hal itu.
Saya sangat merasa kehilangan ayah yang pernah menjadi tempat saya
mencurahkan perasaan, seorang teman yang sangat pengertian dan ayah yang
sangat mengerti akan anak-anaknya. Mengapa saya tidak dapat merasakan perasaan
seorang tua yang merindukan belaian kasih sayang anak-anaknya sebelum
meninggalkannya buat selama-lamanya.



Sekarang 5 tahun telah berlalu. Setiap kali pulang ke kampung, hati saya
bagai terobek-robek saat memandang nisan di atas pusara ayah. Saya tidak
dapat menahan air mata jika teringat semua peristiwa pada saat-saat
akhir saya bersamanya. Saya merasa sangat bersalah dan tidak dapat memaafkan
diri ini.

Benar kata orang, kalau hendak berbakti sebaiknya sewaktu ayah dan ibu
masih hidup. Jika sudah tiada, menangis airmata darah sekalipun tidak
berarti lagi.

Kepada pembaca yang masih memiliki orangtua, jagalah perasaan mereka.
Kasihilah mereka sebagaimana mereka merawat kita sewaktu kecil dulu.

PENGARUH SEBUAH MIMPI



OLEH AGUSTO D’SANTHO

Setiap orang sewaktu kecil pasti memiliki cita-cita yang hebat. Ada yang mau jadi presiden, ada yang mau jadi dokter, ada mau jadi tentara, pilot dll. Cita-cita anak kecil adalah ekspresi polos manusia tanpa melihat apakah dia bisa mewujudkannya. Cita-cita anak kecil bagaikan mimpi besar yang kelihatan mustahil. Mengapa tidak semua cita-cita mereka terwujud dalam hidup mereka???


Sewaktu kecil dulu saya sering ditanya oleh orang-orang di sekeliling saya, apa cita-cita kamu. Waktu itu saya bingung menjawabnya karena saya hidup di desa yang terpencil dan jauh dari peradaban. Tetapi karena saya memiliki hobi membaca sejak kecil maka saya melihat beberapa profil tentang tokoh yang di depannya namanya ada embel-embel Ir (insinyur). Saya berpikr rasanya enaknya ya jadi insinyur. Maka sejak duduk di bangku SD saya selalu bercita-cita sebagai insinyur pertanian.Mengapa saya memilih sebagai insinyur pertanian karena saya hidup di tengah-tengah masyarakat yang bermata pencaharian bertani. Walaupun sebenarnya cita-cita saya ini tidak masuk masuk akal, karena keluarga saya pasti tidak mampu membiayai perkuliahan saya. Saya sering mendengar perkataan kamu ini mimpi di siang bolong atau seperti pungguk merindukan bulan.

Dalam hidup saya cita-cita waktu kecil sayalah yang menuntun memperoleh gelar kesarjanaan saya, dan saya menjadi orang pertama dalam keluarga saya yang mencapai level ini, walaupun memang tidak sesuai dengan cita-cita saya sebagai insinyur pertanian. Dalam mewujudkan mimpi saya banyak tantangan yang harus saya hadapi. Begitu masuk kuliah saya harus berhadapan dengan masalah keuangan, caci maki dari sekitar saya.

Banyak hal-hal besar muncul karena adanya mimpi yang besar. Mimpi yang besar akan berdampak pada hal yang besar dan mimpi yang kecil cenderung tidak memiliki dampak dalam kehidupan nyata.



Kita akan belihat beberapa contoh tentang dampak besar dari sebuah mimpi.

1. Pesawat terbang diciptakan karena Wright bersaudara (Wright brothers) yang bermimpi bahwa manusia bisa terbang meski tidak memiliki sayap. Meskipun pada masa mereka di bilang orang gila, tapi karena mimpi besarnya itu kini manusa benar-benar bisa terbang.
2. Dalam dunia asuransi di Indonesia ada seorang tokoh yang bernama Denny Oetama Hartono. Pada awalnya dia dalah seorang yang meiliki penghasilan pasa-pasan, namun karena mimpi besarnya kini dia menghasilkan banyak agency dan memiliki pendapatan lebih dari 1 milyar perbulan.
3. Kita saat ini juga melihat gemerlapnya kota Dubai di Uni Emirat Arab. Sepuluh tahun yang lalu kota ini masih berupa kota yang berada di padang gurun dan tidak terkenal. Tetapi karena mimpi besar para petinggi kota ini, Dubai telah menjelma menjadi kota yang gemerlap dan memiliki gedung tertinggi di dunia saat ini. Masih banyak contoh yang dapat kita lihat dalam kehidupan sekitar kita bagaimana mmpi dapat mengubah sesorang atapun perkara yang mustahil menjadi kenyataan.
4. Setiap orang pasti mengenal presiden Amerika Serikat saat ini, Barack Obama, yang lahir dari kalangan minoritas. Di besarkan ditempat yang jauh dari negerinya, namun berkat mimpinya sewaktu kecil yang ingim jadi presiden ditambah dengan usahanya yang pantang menyerah, meskipun kelihat mustahil.


Memiliki mimpi besar adalah hal yang baik, namun perlu adanya tindakan nyata untuk melaksanakan. Mimpi besar tanpa ada tindakan nyata tidak akan memiliki dampak apapun, namun bila mimpi besar itu dijalani meskipun berjalan dengan tertatih-tatih, berdarah-darah, ataupun dengan menahan cucuran air mata, pasti akan ada hasilnya. Seperti ungkapan lama yang mengatakan gantunglah cita-citamu setingi langit. Ungkapan ini mengandung arti meletakkan cita-cita setinggi mungkin, kalaupun tidak sampai pasti tidak akan jauh dari apa yangt kita impikan. Jadi jangan takut bermimpi besar dan jangan takut mewujudkannya. Arti kata saya akan mengutip sebuah kalimat dalam buku The Alchemist karya Paulo Coelho “raihlah mimpimu dengan sekuatmu maka alam semesta akan membantumu mencapainya.”

Rabu, 28 April 2010

CINTA SEORANG IBU

Alkisah di sebuah desa, ada seorang ibu yang sudah tua, hidup berdua dengan anak satu-satunya Suaminya sudah lama meninggal karena sakit. Sang ibu sering kali merasa sedih memikirkan anak satu-satunya. Anaknya mempunyai tabiat yang sangat buruk yaitu suka mencuri, berjudi, mengadu ayam dan banyak lagi. Ibu itu sering menangis meratapi nasibnya yang malang , namun ia sering berdoa memohon kepada Tuhan: "Tuhan tolong sadarkan anakku yang kusayangi, supaya tidak berbuat dosa lagi. Aku sudah tua dan ingin menyaksikan dia bertobat sebelum aku mati". Namun semakin lama si anak semakin larut dengan perbuatan jahatnya, sudah sangat sering ia keluar masuk penjara karena kejahatan yang dilakukannya

Suatu hari ia kembali mencuri di rumah penduduk desa, namun malang dia tertangkap. Kemudian dia dibawa ke hadapan raja untuk diadili dan dijatuhi hukuman pancung pengumuman itu diumumkan ke seluruh desa, hukuman akan dilakukan keesokan hari di depan rakyat desa dan tepat pada saat lonceng berdentang menandakan pukul enam pagi.

Berita hukuman itu sampai ke telinga si ibu dia menangis meratapi anak yang dikasihinya dan berdoa berlutut kepada Tuhan. "Tuhan ampuni anak hamba, biarlah hamba yang sudah tua ini yang menanggung dosanya". Dengan tertatih-tatih dia mendatangi raja dan memohon supaya anaknya dibebaskan.. Tapi keputusan sudah bulat, anaknya harus menjalani hukuman. Dengan hati hancur, ibu kembali ke rumah. Tak hentinya dia berdoa supaya anaknya diampuni, dan akhirnya dia tertidur karena kelelahan. Dan dalam mimpinya dia bertemu dengan Tuhan.

Keesokan harinya, ditempat yang sudah ditentukan, rakyat berbondong2 manyaksikan hukuman tersebut. Sang algojo sudah siap dengan pancungnya dan anak sudah pasrah dengan nasibnya. Terbayang di matanya wajah ibunya yang sudah tua, dan tanpa terasa ia menangis menyesali perbuatannya. Detik-detik yang dinantikan akhirnya tiba. Sampai waktu yang ditentukan tiba, lonceng belum juga berdentang. Sudah lewat lima menit dan suasana mulai berisik, akhirnya petugas yang bertugas membunyikan lonceng datang. Ia mengaku heran karena sudah sejak tadi dia menarik tali lonceng tapi suara dentangnya tidak ada. Saat mereka semua sedang bingung, tiba2 dari tali lonceng itu meneteskan darah.

Darah itu berasal dari atas tempat di mana lonceng itu diikat. Dengan jantung berdebar2 seluruh rakyat menantikan saat beberapa orang naik ke atas menyelidiki sumber darah. Tahukah anda apa yang terjadi? Ternyata di dalam lonceng ditemui tubuh si ibu tua dengan kepala hancur berlumuran darah, dia memeluk bandul di dalam lonceng yang menyebabkan lonceng tidak berbunyi, dan sebagai gantinya, kepalanya yang terbentur di dinding lonceng.Seluruh orang yang menyaksikan kejadian itu tertunduk dan meneteskan air mata.

Sementara si anak meraung raung memeluk tubuh ibunya yang sudah diturunkan. Menyesali dirinya yang selalu menyusahkan ibunya. Ternyata malam sebelumnya si ibu dengan susah payah memanjat ke atas dan mengikat dirinya di lonceng. Memeluk besi dalam lonceng untuk menghindari hukuman pancung anaknya.

Demikianlah sangat jelas kasih seorang ibu untuk anaknya. Betapapun jahat si anak, ia tetap mengasihi sepenuh hidupnya. Marilah kita mengasihi orang tua kita masing masing selagi kita masih mampu karena mereka adalah sumber kasih Tuhan bagi kita di dunia ini. Sesuatu untuk dijadikan renungan utk kita agar kita selalu mencintai sesuatu yang berharga yang tidak bisa dinilai dengan apapun.

There is a story living in us that speaks of our place in the world. It is a story that invites us to love what we love and simply be ourselves

Ambillah waktu untuk berpikir, itu adalah sumber kekuatan; Ambillah waktu untuk bermain, itu adalah rahasia dari masa muda yang abadi; Ambillah waktu untuk berdoa, itu adalah sumber ketenangan;

LESSON FROM WARREN BUFFET

Anak-anak kandung Warren Buffet tidak menyadari betapa kaya ayah mereka, karena mereka hanya memiliki mobil biasa yang tidak bermerk sebagai symbol status keluarga kaya pada umumnya.
Apalagi ayahnya sering membeli burger di pinggir jalan untuk mengganjal perutnya selama perjalanan.
Anak-anak Warren Buffet merasa mereka adalah “keluarga kaya” hanya karena mengetahui bahwa paman mereka memiliki sebuah super market yang besar!
Tanpa menyadari bahwa property ayah mereka bila dibelikan super market, dapat membeli ribuan super market sekaligus.
Bahkan tetangga mereka mengira bahwa Warren Buffet tidak memiliki pekerjaan tetap, karena tidak rutin pergi dari rumah untuk bekerja (Warren Buffet mengontrol bursa saham kebanyakan dari rumahnya sendiri)
Jangan pernah menilah kacang hanya dari kulit luarnya saja ^_^”
Selama 1 jam interview CNBC dengan Warren Buffet, orang terkaya didunia saat ini, yang telah menyumbang $ 31 milyar untuk kegiatan social. Marilah ikuti beberapa aspek yang menarik dalam hidupnya:
1. pertama kali dia membeli saham investasi pada usia 11 tahun dan dia katakan itu sudah terlambat.
(belajarlah untuk berinvestasi sejak dini)
2. dia membeli sebuah lading kecil pada usia 14 tahun dari hasil mengantar koran.
(sesuatu bisa dibeli dengan sedikit tabungan, belajarlah untuk memiliki sebuah bisnis walau hanya memiliki bisnis kecil-kecilan)
3. dia tetap tinggal dirumahnya yang kecil berkamar tiga yang ia tempati sejak menikah 50 tahun yang lalu. Dia katakana: saya memiliki segalanya dirumah ini.
(jangan membeli sesuatu yang tidak benar-benar anda butuhkan, dan belajarlah untuk berpikir demikian)
4. dia menyetir sendiri mobilnya kemana saja dia ingin pergi dan dia tidak membutuhkan sopir pribadi maupun bodyguard.
(jadilah dirimu sendiri)
5. dia tidak pernah mengendarai jet pribadinya meskipun ia memiliki perusahaan jet terbesar di dunia.
(selalu berpikirlah cukup dengan apa yang anda miliki)
6. perusahaannya, Berkshire Hathaway, memiliki 63 anak perusahaan, dia hanya menulis 1 surat tiap tahun untuk para CEOnya, dia memberikan target tahun tersebut. Dia tidak pernah mengadakan rapat atau memanggil mereka.
(letakkanlah orang yang tepat pada posisinya)
7. dia hanya membuat 2 peraturan untuk CEOnya:
a. jangan habiskan uang pemegang saham
b. jangan lupa peraturan no.1
(buatlah suatu target dan buat mereka focus dengan target tersebut)
8. dia tidak memiliki pergaulan kelas atas. Dia menghabiskan waktunya makan popcorn dan menonton TV dirumah.
(jangan mencoba untuk pamer, jadilah diri sendiri)
9. Warren Buffet tidak membawa handphone dan tidak memiliki computer dimejanya.
10. Bill Gates, orang terkaya no.1 5 tahun yang lalu, mengadakan janji temu dengan Warren Buffet. Dia merancang pertemuan untuk 30 menit saja, tapi dia menghabiskan 10 jam untuk belajar menjadi seperti Warren Buffet.
Nasehatnya untuk anak-anak muda:
“jauhkan dirimu dari pinjaman bank atau kartu kredit dan berinvestasilah dengan apa yang anda miliki serta ingat:
1. uang tidak menciptakan manusia, manusialah yang menciptakan uang
2. hiduplah sederhana sebagaimana dirimu sendiri
3. jangan melakukan apapun yang dikatakan orang, dengarkan mereke, tapi lakukan apa yang baik saja
4. jangan memakai merk, pakailah yang benar-benar nyaman untuk anda
5. jangan menghabiskan uang untuk hal-hal yang tidak benar-benar penting
6. jika itu telah berhasil dalam hidupmu, berbagilah dan ajarkan pada orang lain.
“Orang yang berbahagia bukanlah orang yang hebat dalam segala hal, tapi orang yang bias menemukan hal sederhana dalam hidupnya.”
Let us choose the way to live